image facebook pixel
Loading GIF - Matoa

Singgah ke Negeri Jiran


Kenapa Malaysia? Kenapa memilih desitnasi wisata yang jaraknya sangat dekat dari negara sendiri? Mungkin ada satu hal yang Anda belum tahu tentang hal terbaik dari traveling itu sendiri: menemukan rahasia dari suatu tempat yang hanya diketahui oleh penduduk setempat. Itu lah mengapa Graphic Designer Matoa, Bhakti, memilih Melaka, kota kecil di Malaysia yang menyimpan begitu banyak keelokan.

Melaka River Cruise

Bayangkan saja Venesia, namun ditata dengan gaya Melaka. Tempat wisata ini merupakan sungai yang memotong jalan di kota Melaka dengan gedung-gedung arsitektural seperti gereja tua, masjid, jembatan, perumahan, dan kuil di sepanjang tepi sungai. Begitu Anda naik ke perahu, Anda dapat merasakan bangunan yang lekat dengan multikultural dan sejarah yang ada di Malaysia. Saat malam menjelang, seluruh lampu di kota akan terpantul di deretan bangunan dan jembatan. Rasanya seperti di Disneyland! Oh ya, di sini juga ada bianglala. Harga tiket perahu sendiri tidak terlalu mahal. Bisa dibilang, tamasya di atas perahu adalah salah satu cara untuk menikmati Melaka tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.

Pantai Klebang

Kalau Anda berencana mengunjungi Melaka, Anda tidak boleh melewatkan pantai Klebang. Dulunya, tempat ini adalah pantai dan secara teknis pun masih begitu, hanya saja lebih luas. Penduduk setempat bercerita bagaimana Klebang berubah menjadi semacam gurun pasir dengan pantai di kejauhan. Jadi, kalau Anda menggunakan Google Maps atau Waze, kedua aplikasi akan menunjukkan kalau Anda benar-benar berada di atas air. Pantainya memang bukan yang terbaik di Malaysia, namun pemandangannya sangat cantik. Bukit pasir akan selalu ada ke mana pun Anda melihat, disertai angin yang meniup rambut. Tinggalah lebih lama hingga matahari terbenam untuk mengabadikan foto langit yang dihiasi semburat warna jingga.

Setelah Bhakti merasakan kehidupan tradisional di Melaka, ia melanjutkan perjalanan ke Kuala Lumpur, pusatnya hiruk pikuk Malaysia.

#KLFTF

Liburan tidak lengkap tanpa wisata kuliner. Kalau Anda salah satu traveler yang hobi jajan, maka #KLFTF adalah tempat yang tepat untuk Anda kunjungi di Malaysia. Kuala Lumpur Food Truck Feast diadakan dua kali dalam sebulan, pada akhir pekan pertama dan kedua, di depan Panggung DBKL dekat Dataran Merdeka. Festival ini merupakan pusat jajanan yang dihadiri oleh beberapa food truck populer yang menyajikan beragam makanan lezat. Tidak masalah kalau Anda termasuk orang yang suka pilih-pilih makanan. Di sini, Anda bisa mencoba ragam hidangan lokal, internasional, hingga kombinasi dari keduanya.

Central Market

Tentu ada alasan tersendiri kenapa Central Market juga disebut Pasar Seni. Di pasar ini, Anda akan menemukan deretan butik dan kios-kios yang menjual kerajinan tangan serta oleh-oleh. Di sini lah tempat yang tepat untuk Anda yang sedang berburu oleh-oleh dengan harga terjangkau. Pertunjukkan seni dan budaya juga sering dipamerkan di sini. Tepatnya di panggung luar pasar. Selama hari raya tertentu, biasanya area ini akan diramaikan oleh festival yang memamerkan tarian dan musik tradisional Malaysia.

Batu Caves

Berlokasi di Gombak District, Batu Cave bukit batu kapur yang mempunyai 3 gua utama dan beberapa kuil. Sebelum Anda tiba di sana, pastikan barang-barang berharga Anda disimpan di dalam tas karena akan ada banyak monyet menyambut Anda. Terletak di tengah-tengah sisi jurang, patung-patung raksasa terlihat megah di antara pemandangan hijau dari pepohonan yang rimbun di sekitarnya.

Walaupun hanya menghabiskan beberapa hari di Malaysia, Bhakti masih ingin menjelajah lebih dalam lagi. Mari kita tunggu perjalanan selanjutnya, ya!


Tags :