image facebook pixel

Sudut Pandang LORE dalam Balutan MATOA


Sulawesi menjadi salah satu daerah di Indonesia yang juga menjadi pusat perhatian dunia karena pesonanya. Provinsi ini memiliki deretan pantai terindah yang mampu memikat wisatawan baik dalam maupun luar negeri. Namun dibalik keindahan pantainya, ternyata Sulawesi Tengah juga memiliki satu daya pikat yang tak banyak diketahui masyarakat.

Suku Lore, adalah salah satu suku yang mendiami daerah pegunungan di sebelah utara sekitar Lembah Bada. Lokasinya berada disebelah selatan wilayah kabupaten Poso, provinsi Sulawesi Tengah. Suku ini memiliki keunikan berupa arsitektur rumah adatnya yang disebut dengan Tambi. Sebagai pembedanya, rumah bangsawan dipasang simbol kepala kerbau, sedangkan untuk rumah rakyat biasa tidak dipasang simbol apapun.

Keragaman suku di Indonesia inilah yang membuat MATOA selalu berusaha untuk mengembangkan inovasinya. Dengan ini, Keelokan suku LORE beserta rumah adatnya berhasil menginspirasi kami untuk mengembangkan sebuah aksesoris terbaru yaitu kacamata MATOA LORE.

MATOA LORE hadir dengan menggabungkan desain minimalis namun tetap elegan dengan dua jenis kayu yaitu kayu walnut dan cherry. Lapisan baja dan kayu akan membuat kacamata LORE tidak mudah rusak. Meskipun kacamata ini terbilang klasik, namun tidak menghilangkan konsep elegan bagi penggunanya.

Hadirnya dua jenis kayu melalui aksesoris kacamata ini menyiratkan makna bahwa keindahan bukan hanya kami ciptakan dari waktu saja, tetapi juga melalui penglihatan.