image facebook pixel

#MengenalArtiCukup

Kami mengajak teman-teman untuk menceritakan arti kata cukup bagi mereka dan bagaimana cara mereka menikmati waktu hidup dengan kata cukup. Berikut adalah kumpulan cerita yang di submit oleh teman-teman melalui website maupun Instagram. Terima kasih atas kesediaannya untuk berbagi bersama kami dalam #MengenalArtiCukup

Dhea Sekar - 20, Yogyakarta

dheasekarm

Mengerti bahwa saya berada disini, diciptakan memiliki tujuan di kehidupan ini, bersyukur dengan yang saya miliki, selalu diberi kesempatan bangun di setiap pagi dengan tahu kemana saya akan pergi dan apa yang akan saya lakukan setiap hari. Cara saya untuk menikmati hidup dengan kata cukup yaitu dengan cara memberi tanpa meminta kembali, menghargai setiap kehadiran dan perbedaan, mendatangkan kebahagiaan tanpa meninggalkan kebencian. "Karena cukup membuat kamu, aku, dan kita menjadi ada".

Ajeng - 25, Yogyakarta

ajeng_k_dewi

Bagi saya arti kata cukup adalah genap dan melengkapi. Cara saya untuk menikmati kata cukup iyalah dengan cara saya menutup mata dan bisa merasakan keindahan dunia tanpa harus melihatnya, seperti O2 yang dihirup, wangi bunga bermekaran, aroma nikmat masakan ibu, kicau burung di pagi hari, lembutnya tangan ibu, semua bisa saya rasakan dengan hati.

Louise Vania - 24, Surabaya

louisevania18

CUKUP. Tidak lebih, tidak kurang. Pas, tepat sesuai takaran. Bagi saya, Cukup itu saat saya dapat membuka mata di pagi hari, dan memulai hari dengan mensyukuri bahwa saya diberi kesempatan sekali lagi untuk hidup dari Sang Pencipta, mengetahui bahwa tugas saya di dunia masih belum selesai.....

Agnes Herlambang - 19, Manado

agnesherlambang

Menjadi diri sendiri, dan menjadi berguna untuk orang lain. Cukup, sesederhana itu menikmati hidup. . Kadang harus kecewa, dan kadang harus terluka. Cukup, dengan bersyukur untuk tau senikmat itu menjalani hidup. Seseorang yang menjadi motivasi saya untuk tetap bertahan dalam situasi apapun adalah seorang Ibu. Kadang hidup memang berat, kadang situasi susah untuk ditebak dan cukup mendengar sepatah kata dari beliau untuk tetap bertahan dan berdiri tegak.

Muhammad Hafidz - 23, Medan

em_hafidz

Ibu pernah berkata "Cukup iku le, ora kurang ora luih tapi huduk sedang" Cukup itu nak, tidak kurang tidak lebih tapi bukan sedang, saat itu yang aku tahu cukup itu hanya berhubungan soal makan secukupnya, minum secukupnya, beli mainan secukupnya dan jajan secukupnya. Semakin dewasa, problematika kehidupan kemudian mengajakku lebih jauh memahami sebuah kata cukup.....

Fadhiil Mahfudz - 22, Bogor

fadhiilmahfudz

Bagi saya, cukup itu adalah selalu bersyukur dalam keadaan apapun, menikmati sebuah proses dan tetap rendah hati walau sudah merasa tinggi.

Rizal Hardiawansyah - 22, Bandung

rizalcebow

Cukup itu? ketika hidup dengan teman yang satu visi Pertemuan yang tak pernah direncanakan, kita telah dipersaudarakan oleh huruf dan kata, paragraf juga bait, kalimat-kalimat yang kadang terlalu rumit untuk kita cerna, tapi bermukim di batin. Ini tentang kita, bukan apa dan siapa.

Qiny - 24, Bandung

inshonia

Cukup itu tahu bagaimana caranya bersyukur atas hal-hal kecil sekalipun. Salah satunya adalah bersyukur dengan mengerti bagaimana mencintai diri sendiri. . Tak ada yang salah, dengan menjadi sedikit berbeda.Tak ada yang salah kadang, menjadi diam diantara riuh. Tak ada yang salah kadang, lebih banyak mendengar daripada berbicara. . Saat tahu bagaimana mencintai diri sendiri, semua akan terasa cukup, karena kemudian mengerti bahwa masing-masing memiliki cukupnya sendiri.

Chevin Rossi - 25, Tangerang

chevros17

Bagi saya, arti kata cukup adalah sederhana. Cara saya untuk menikmati hidup dengan kata cukup yaitu dengan menciptakan rasa cukup itu sendiri. Sesederhana merasa bahagia dengan karya hasil kreativitas diri, tak perlu membeli yang mewah karena kebutuhan adalah fungsi bukan gengsi. Bukankah kepuasan dapat terasa lebih ketika berhasil memberdayakan potensi? Cukup itu sederhana tetapi kita cenderung membuat rumit dengan mencari-cari maknanya, padahal ia selalu ada, menetap di dalam hati.

Nila Pratiwi - 27, Bogor

ohsvgar

Beberapa bulan belakangan ini, saya selalu mengawali hari dengan menunggu e-mail pekerjaan. ?apakah e-mail saya sudah dibaca oleh perusahaan ini?? ?kapan e-mail saya dibalas?? ?mungkin saya ditolak!?. well, begitu pikir saya. menunggu itu melelahkan, saya kira beberapa orang setuju (?) akan tetapi semua hal tersebut adalah bagian dari proses. dan terkadang sebuah proses tidak pernah mudah, jika saya selalu membandingkan hidup saya dengan hidup orang lain......

Miranti - 22, Balikpapan

mirantira

Cukup adalah apa yang ada dalam genggaman, yang dilihat orang lain mungkin banyak, yang kadang aku rasa kurang, yang sebenarnya telah sesuai takaranNya. Cukup itu apa yang Tuhan telah sediakan. Cukup bukan perkara kuantitas melainkan kualitas. ...dan seperti yang dosen metopen kualitatif pernah jelaskan bahwa perkara kualitas itu perlu perasaan. Jadi, cukup adalah merasa utuh walau mungkin tak terisi penuh.

Lucky Mufti - 20, Surakarta

luckymufti

Bagi saya, arti kata cukup adalah tidak mengeluh. Sebuah proses yang mengajari kesederhanaan mengenal makna cukup. Gunung Raung jalur Bondowoso, proses yang merubah 360° hidup saya. Gunung ini yang saya rasa berbeda karena sepinya, saya hanya berdua, iya nanjak sampe turun tidak ada pendaki lain. Bahwa yang benar-benar ekstrem, hanya akan takluk dengan tidak mengeluh, bekal makan yang tanpa sengaja di obrak-abrik lutung ketika kami tinggal summit attack, dan untungnya masih ada sisa yang masih bisa kami masak, iya jangan mengeluh. Sebuah proses akan membahagiakan ketika perasaan cukup, tidak mengeluh, tidak khawatir, lalu disertainya syukur selalu menjadi prinsipnya. Ini puisi yang saya ciptakan saat di puncak bendera gunung Raung.....

M. Rekar Sudirman - 25, Makassar

sudirmanreqar

Cukup adalah mampu berbagi diberbagai kondisi, namun tidak merasa terbebani setelahnya. Karena cukup bukan hanya tentang ukuran ataupun kuantitas, tapi spesifik mengenai keikhlasan untuk berbagi. Cukup sedekah, cukup senyum, cukup ikhlas, dan cukup waktu

Ahmad Sofyan N A - 18, Semarang

sofyannurafif

Arti Cukup bagiku ialah bagaimana aku bisa tetap berkumpul bersama orang-orang yang kusayangi dan menyayangi ku jua walaupun waktu berkumpul itu harus aku tunda untuk sementara.....

Dwi Sarah Nauli - 26, Depok

dwisarahnauli

Bagi saya, arti kata cukup adalah bercermin. Cara saya untuk menikmati hidup dengan kata cukup yaitu bercermin melalui tulisan dan fotografi jalanan......

Akhmad Royani - 25, Cirebon

s_royn

Batasannya itu "CUKUP" Karena Cukup itu rasa, jiwa, dan ketenangan. Cukup itu sederhana, tidak berlebihan juga tidak kekurangan, karena cukup adalah batasan untuk tidak meradang akan pencapaian apalagi harus menghalalkan banyak cara yang merugikan diri sendiri atau pun orang lain. Ya, cukup mungkin tak jauh berbeda dengan kata syukur. Karena dengan bersyukur segala hal yang sebelumnya kurang menjadi tercukupi karena rasa cukup itu......

Nanifa Meidella - 19, Medan

nanifamei03

Cukup bukan soal kepuasan hati, Mengucap kata cukup bukan berarti kita berhenti berusaha dan berkarya, kata cukup membuat kita ingat apa yang telah kita terima bukan apa yang belum kita dapatkan. Hidup itu sederhana saat menjalaninya dengan kegembiraan, kebahagian dan selalu tersenyum bukankah itu sudah cukup. Dengan kata cukup kita juga belajar ikhlas ya ikhlas dimana kita merasa cukup dengan apa yang telah ada, dengan apa yang telah diberikan.

Agung Ari - 22, Denpasar

ariwpemayun

Apasih arti cukup buat aku? Cukup itu sebenernya sederhana, tapi kadang jadi rumit bagi sebagian orang. Cukup bukan sekedar soal materi, soal motor keren, mobil mewah atau rumah yang guedeee kayak istana. Punya banyak temen, ada keluarga yang hangat atau seseorang yang selalu pengertian. Buat aku CUKUP itu sesederhana masih memiliki tujuan dan alasan untuk hidup. Tuhan memang tidak menjanjikan hidup yang mudah, adil dan bahagia layaknya film. Setidaknya dalam hidup yang gelap ini, selama aku masih punya tujuan dan alasan untuk hidup itu sudah cukup. Selama memiliki cahaya, jalan segelap apapun akan terlewati......

Wangi Gitaswara - 23, Bandung

___wangi

Cukup adalah kegenapan yang melingkupi diri, dengan atau tanpa siapapun di sisi. Cukup adalah keengganan untuk berlebih-lebih; tahu kapan harus memberi, tanpa lupa memperbarui. Cukup adalah kelegaan yang menghampiri di setiap pagi, atas satu kesempatan lagi; untuk berpijak di atas bumi.

Erlangga Dimas Septiana - 28, Bandung

erlanggadimass

Arti 'cukup' menurut saya adalah bisa melihat Ibu tersenyum. Ketika saya belum bisa membahagiakan hidupnya, sebisa mungkin saya harus bisa membuat ibu selalu tersenyum dan menikmati waktu luang bersamanya

Annissa Paramitha - 25, Jakarta

annissa.paramitha

MONOLOG 3 HARI Apa yang membuat kamu bahagia? Mendamaikan orang yang berkonflik Tapi kamu sadar kan, konflik adalah tanda kehidupan? Iya Apa manusia mampu hidup tanpa konflik? Bisa, ya, mestinya Apa, mungkin? Bahkan manusia tidak akan berkembang kalau tidak punya konflik batin. Kamu mau mendamaikan dengan cara apa untuk orang yang konfliknya dari batin? Konflik pada diri sendiri! Hmmmm, hnggggh, iya juga sih.. Toh, masalah nya bukan dari kamu kan? Ya, memang Perlu kamu ingat, ada beberapa pergesekan yang perlu manusia alami untuk berkembang, mungkin kamu disitu hanya untuk mengamati tanpa menaruh hati, dan belajar untuk lebih hati-hati. Ya, mungkin memang begitu, tapi aku tetap kesulitan. Kesimpulan: Sampai tua aku tidak akan benar-benar bahagia......

Firdaus Nur Arifin - 23, Bandung

firdaus.n.arifin

Bagi saya,arti kata cukup adalah Tidak kurang atau lebih. Dapat memenuhi kebutuhan atau memuaskan keinginan sendiri.

Berliana F - 20, Sidoarjo

berlianafee

Bagi saya arti kata cukup adalah kesederhanaan. Se-sederhana direstui Ibu saat main jauh dan berhari-hari untuk pertama kalinya, Se-sederhana direstui Ibu ketika menginap di kost teman untuk pertama kalinya, Se-sederhana diizinkan nonton konser untuk yang pertama kalinya. Semua terasa cukup ketika saya mulai berhenti mengeluh soal ini-itu dan mulai bersyukur. Terlihat remeh, tapi restu dari Ibu untuk melakukan hal-hal diatas adalah segalanya bagi saya.....

Iim Azimah - 20, Surabaya

iim.zmh

Gw iim, gw tinggal di surabaya, umur gw 20 Tahun . Ini cerita gw persembahkan untuk umi abi dan diri gw sendiri. . . Gw suka banget ke tempat tempat baru, tapi mungkin sebagian dari kalian yg baca cerita gw ini suka travelling kalo berame rame, beda dengan gw, gw suka banget travelling sendirian, selain hobi travelling ini hobi gw yg lain, rada oon si kedengarannya, gw suka merhatiin orang orang di sekitar gw, cara mereka berjalan, cara mereka berbincang satu sama lain dan terkadang ada pertemuan dan pertemanan dadakan entah itu suatu keramahan seseorang kah atau budaya bumi ku nusantara ini, tapi setelah kuperhatikan memang benar itu menjadi budaya yg mungkin negara lain tak miliki....

M. Rizky Alcaesar - 22, Bandung

mrizalcaesar

Cukup itu, tidak untuk kita rasakan sendiri. Karena cukup itu, saya rasa untuk kita dan orang-orang disekitar kita. Arti cukup itu, kebahagiaan yang dirakan bersama. Selain itu, bagi saya juga cukup berarti tidak berhenti dan terus bergerak. Banyak hal yang dapat menggambarkan dan memunculkan perasaan cukup bagi kita bersama.....

Imaduddin Abdurrahman - 25, Bandung

duedream

It doesn't matter how slow you go, as long as you don't stop Mungkin inilah kalimat terbaik yang bisa dimunculkan saat kita mencoba 'memfilsafati' kehidupan kura kura. Yang secara kebetulan saya ambil sebagai inspirasi saat mendesain jam tangan @matoa_id dengan mesin slow watch movement. Dengan alasan bahwa mereka adalah salah satu hewan terlambat. Yang kemudian menjadi menarik saat hal ini kemudian beresonansi dengan cukup baik apabila kita berusaha #mengenalarticukup Karena hidup bukan soal bermimpi untuk menjadi kelinci atau mengutuk hidup sebagai kura kura. Ketidakcukupan hanya muncul saat kita mulai membanding bandingkan diri kita dengan yang lain.

Ronald Christanto - 21, Jakarta

ronzchristanto

Cukup bagi saya adalah sebuah simplisitas dan keindahan.' Berkarya merupakan suatu hasrat yang ada pada setiap diri seniman. Menghasilkan suatu karya otentik yang dapat diterima semua kalangan ataupun bahkan bertahan dari sulutan waktu adalah sebuah takjub bagi seorang musisi. Mempelajari musik adalah perjalanan seumur hidup bagi saya. Tentunya berkata cukup bukan merupakan sebuah pilihan dalam terus belajar dan berkarya. Akan tetapi pada sebuah titik saya mulai merenungkan, "Perlu juga ya untuk berkata cukup", cukup dalam hal apa? Sebagai pianist, saya mengikuti berbagai kegiatan seni, diantaranya adalah seni teater. Berimprovisasi sebagai musisi teater sangat diperlukan untuk mengikuti alur yang sedang berjalan selama pementasan.....

Emanuela Tri Holyvia - 22, Semarang

etholyvia

Mengenal arti kata cukup. Saya belajar lebih mengenal kata 'cukup' ketika sedang training di Bandung. Saya diajarkan untuk melakukan saat hening setiap pagi dan setiap jam saat bel berbunyi. Bagi saya, cukup adalah bukan hanya sekedar "tidak lebih dan tidak kurang" tetapi lebih dalam daripada itu. Bagi saya, cukup yang paling sederhana adalah ketika kita bisa bangun pagi membuka mata kita yang tadinya terpejam, mengambil nafas dan mengucapkan "terimakasih untuk pagi ini". Bagi saya, cukup adalah ketika kita mengambil makanan dengan porsi yang pas untuk kita dan menghabiskannya tanpa sisa. Bagi saya, cukup adalah ketika bisa melihat sekeliling kita, mengagumi betapa indahnya ciptaanNya. Bagi saya, cukup adalah ketika melihat mereka yang kita sayangi bisa tersenyum bahagia.

Erfan Pranata - 27, Tasikmalaya

_cansame_

Arti cukup menurut saya , menciptakan sesuatu atas dasar pribadi masing" tanpa memandang lebih suatu kepribadian yg tidak mungkin sama dengan kepribadian yg kita punya , cukup itu harus di tanamkan di setiap jiwa manusia , kalian pasti akan tau arti cukup setelah berkeluarga dan mempunyai buah hati , berikut Hasil karya bersama istri tercinta , Allah maha segalanya.

Yuniarti Anissya - 24, Bandung

yuniartianissya

Menurut saya cukup itu "selalu bersyukur". Menjaga apa yg telah kita miliki dan tidak pernah iri dengan orang lain. Apa yg kita miliki hari ini adalah anugerah dari Sang Pencipta, meskipun kita selalu merasa kekurangan. Terkadang hidup yg kita jalani menurut kita susah, butuh perjuangan, banyak pengorbanan adalah hidup yg orang lain inginkan. Selalu bersyukur dan merasa cukup atas apa yg kita miliki hari ini maka hidup ini menjadi terasa lebih ringan dan bahagia.

Dela Mutia - 21, Bandung

delamutiaaa

Melanjutkan study dengan bukan passion kita adalah bukan keinginan saya, ada tekanan dan kepercayaan orang tua yng membuat saya harus memilih itu, bagi saya itu seperti hantaman hidup, sulit sekali di jalani butuh waktu beberapa tahun untuk saya sembuh dari kekecewaan yg semestinya saya tidak boleh kecewa, suatu hari saya memberanikan diri untuk berbicara mengajak ngobrol ibu di ruang makan,saya utarakan apa yang menjadi beban dalam hidup saya, bahwa saya tidak sanggup meniti jalan yang orang tua percayakan kepada saya,lalu ibu bilang "disini ibu minta kedewasaan kamu", dari situ saya berfikir bahwa hidup itu tidak selalu harus sesuai, hidup adalah tentang kamu menerima dan mensyukuri,tentang kamu berani meniti jalan,ada teman2 yang selalu mensupport....

Mita Claudia - 22, Bandung

miimitt

menurut saya arti kata "Cukup" secara terminologi "Cukup" adalah keadaan disaat kebutuhan yg kita inginkan dapat terpenuhi. Apabila dilihat dari tolak ukur materi "Cukup" itu adalah lawan kata dari kaya dan karna tidak ada manusia yg terlahir dan di ciptakan miskin, Allah menjamin kecukupan semua zat ciptaan nya. Dan apabila dua sudut pandang tsb di kolerasikan, makna "Cukup" ini sangat sederhana yaitu sebuah rasa syukur yang di panjatkan mahluk ciptaanNya kepada sang pemberi rezeki (Allah S.W.T) Karena kecukupan itu terbentuk dari sebuah rasa syukur yang timbul dari setiap mahluk. Namun kembali kepada keimanan mahluk tsb, apakah sadar dengan kesyukuran dan kecukupan yg telah Allah berikan :))

Agus Arya - 25, Denpasar

_agus_arya

Kata "cukup" sebagai sebuah kematangan mental. Pernahkah kalian berpikir tidak cukup belajar saat menghadapi ujian sekolah?, Tidak cukup berani mengungkapkan perasaan kepada seseorang yang kamu sukai? Atau merasa tidak cukup atas harta, tahta dan wanita yang kamu miliki saat ini? Mari mulai saat ini kita ubah, melalui gerakan merasa cukup! CUKUP saya yakini sebagai bentuk kematangan mental, karena melalui kata ajaib ini kita dapat membentuk kedamaian antara perasaan dan pikiran kita. Bahwa "cukup" adalah rasa sadar bahwa segala di dunia ini merupakan titipan-Nya. Sebagai manusia kita hanya diwajibkan untuk berusaha, dan selanjutnya Dia yang menentukan. Bersyukurlah atas apa yang kita miliki. :)

Bella - 26, Bekasi

bellazoditama

Bagi saya, makna kata cukup adalah ketika kita mau berbagi kepada orang lain tanpa meminta lebih, maupun berharap banyak. Hal ini seperti yang selalu Eyang (ibu dari almarhum Papa) bilang tiap kali kami bertemu. Kira-kira begini katanya, "Apa yang kita miliki, ada hak orang lain yang lebih membutuhkan. Berbagilah dengan orang di sekitar kita. Lewat sikap dan gaya hidupnya pula, saya belajar kalau hidup tidak usah terlalu berlebih, asal kebutuhan sehari-hari terpenuhi, karena mengikuti gaya hidup tidak akan pernah habis sementara hidup terus berjalan dinamis....

Vincent Lee - 27, Tangerang

vncntlee90

Bagi saya, arti kata cukup adalah tidak kurang dan tidak lebih. Batas yang paling tepat untuk berhenti sejenak dan kemudian kembali bergerak. Cara saya menikmati hidup dengan kata cukup yaitu dengan cara berkumpul bersama teman ditemani segelas kopi dingin. Cukup dengan sebentar berbincang, berbagi dan memperkaya diri dari pengalaman orang lain.

Ardiansyah Maulana - 24, Bekasi

ardianmaulanana

Biar air yang berbicara sendu dan angin yang menyampaikan rindu. Bagaimana aku merindumu? cukup air dan angin yg tau. Bila sempat kita untuk melepas rindu akan aku ceritakan bagaimana kamu sangat menjadi candu dalam diriku. Menatapmu dipagi hari dengan senyum yg khas dan membiarkanmu terlelap dipangkuanku dikala senja sudah cukup bagiku untuk melepas rindu. ~cukupkamurindu.

Salman Al Hatri - 25, Tangerang

salmanhatri

Bagi saya, cukup adalah kata yang dengan sederhananya menjelaskan batas ketamakan. Dunia berputar, waktu terus berjalan, seolah kita semua hidup pada dimensi gerak. Tak ada waktu untuk diam. Diam berarti mati. Tapi ?cukup? membuat teori itu fana. Seolah ?cukup? menjadi rem dunia atas semua ketamakan mahluk dengan berkata ?Saat matinya elang berenang, Saat matinya ikan diudara, Saat matinya ular menelan gajah. Dan saat matinya manusia yang tidak memanusiakan manusia!?. Cara saya menikmati hidup dengan kata cukup? Tersenyum!.

Galih Pangestu Jati - 23, Yogyakarta

pangestujati

Ibu saya tak pernah memberi tahu saya apa arti kata cukup. Tapi beliau selalu mengajarkan bagaimana menjadi cukup. Beliau selalu mendidik saya untuk memiliki perasaan yang sesuai takarannya. Bahagia secukupnya, percaya secukupnya, sedih secukupnya, mencintai secukupnya, dan marah secukupnya. Beliau percaya bahwa sesuatu yang tidak sesuai takarannya, akan selalu berakhir pada kesia-siaan atau dalam bahasa Jawa, "muspro". Sebab, pada dasarnya kita tak punya apa-apa dan akan kembali pada kesunyian, "suwung".

Royhan - 20, Bandung

ryhnzzg

Definisi cukupku bukan tentang harta. Cukup adalah diriku, yang tidak memendam potensi tapi melampiaskannya. Manusia begitu sempurna untuk digunakan hanya dengan mengolok-ngolok diri dan orang lain. Cukup menikmati kelebihanku dan merasa cukup pada kekuranganku, seperti sebuah kopi yang dibuat dengan takaran yang cukup, begitu pula diriku yang merasa harus seperti itu. Cukup itu seimbang, seimbanh dengan potensiku, lingkungan ku dan diriku. Lalu bagaimana menikmatinya? Drink latte at evening, take our camera and shoot! With everyone you loves.

Mitha Nurfithriani - 25, Bandung

mithanurfithriani

Cukup itu tidak bisa di ungkapkan dengan kata kata. Cukup itu hanya bisa kita rasakan sendiri. Cukup itu ketika kita bisa berkumpul dengan orang yang kita sayangi. Cukup melihat mereka tertawa,senang dan bahagia. . Walaupun merantau, tapi rasa cukup itu selalu ada. Cukup di kelilingi oleh orang orang yang baik kepada kita dan cukup mendengar kabar baik bahwa mereka sehat dan bahagia. Jadi, bagi saya cukup itu bersyukur bahwa Alhamdulillah kita masih diberikan kesehatan dan bisa membahagiakan mereka terutama keluarga kita sendiri.

Anastasia - 27, Jakarta

hello_nanas

Bagi aku secara pribadi, cukup adalah kemampuan untuk selalu bersyukur dalam keadaan yang enak maupun tidak enak. Menerima dan menjalani apa yang telah ada, nafas pertama saat terbangun dari tidur, nasi uduk yang dibeli mama untuk sarapan, bunga bermekaran di pekarangan, desakan penumpang KRL di pagi hari, rintik hujan yang datang tiba-tiba dan banyak peristiwa lainnya yang terkadang tak terduga. Karena terbiasa untuk bersyukur, membuat segalanya menjadi cukup.

Ayudya Renindita - 19, Bandung

ayud.ya

Cukup itu adalah ketika kita tidak pernah merasa kekurangan. Adalah saat kita melihat ke bawah ketika yang lain melihat ke atas. Cukup itu adalah saat kita mampu bersyukur walau sedikit. Tak lupa memberi disaat berlebih dan tidak lupa bersyukur saat diberi lebih. Cukup itu adalah kebahagiaan dalam kesederhanaan.

Cut Mutiani - 25, Padang

cut.mutiani

Ketika cukup menjadi sebuah kata, maka takkan pernah cukup kalimat untuk mengartikannya. memaknai cukup, seperti waktu yang tak pernah terulang kembali, pun putarannya tak pernah berbalik arah. cukupkan setiap detik menjadi manfaat untuk sekitar, agar kita paham arti cukup yang sesungguhnya, bahwa menjadi berguna saja sudah cukup untuk menjalani hidup.

Iqbal Lutfi - 19, Tangerang

iqballutfies

Cukup itu ketika apa yang terjadi seimbang dan selaras lalu di akhiri bersyukur.

Pramudina Narundana - 27, Bandung

prafr

Cukup itu bentuk rasa syukur. Orang yang selalu bersyukur itu adalah orang yang bahagia. Orang yang bahagia itu hatinya ikhlas. Jadi, arti kata cukup menurutku adalah sama dengan keikhlasan.

Dendi Nur Hidayat - 26, Cimahi

dendi_nur_hidayat

Bagi saya pribadi, arti kata ?CUKUP? adalah? Seberapa besar kita sebagai manusia bisa mensyukuri karunia ilahi pada diri kita pribadi! Cara saya untuk menikmati hidup dengan kata ?CUKUP? yaitu dengan cara? Memanusiawikan manusia di sekitar/sekeliling kita. Karna hidup adalah proses/perjalan dimana di dalam kehidupan pasti ada masanya, begitupun sebaliknya di dalam masa pasti ada kehidupan Seperti gambar tangga di atas dimana ada masanya kita untuk naik dan masanya untuk turun.

Khusmayadi - 27, Banten

neiidy_khusmayadi

Taukah kamu??? Bahwa rasa yang kutata seluas angkasa.. Takan ada yang tau... Bahkan ketika aku tersiksa diburu rasa cemburu. Biarlah, Semua hanya menjadi misteri bagimu CUKUP aku saja yang tau.... Bagi saya arti kata cukup adalah menyimpan semua rasa yang pernah ada hanya pada diri sendiri dan illahi...sudah lebih dari Cukup.

Hendriko - 21, Pekanbaru

tekoong_

Menurut saya arti kata ""Cukup"" itu kita yg nentukan, bukan dia, kalian, dan mereka.. Aku hanya ingin menjadi pihak yang mengatakan cukup. Tidak peduli apapun alasannya. Alhamdulillah.. -

Dikson - 23, Bandung

dikson.mind

Bagi saya arti kata CUKUP adalah Disaat suara hati mulai diam tanpa banyak INGIN, saat itulah ungkapan kata CUKUP yang paling JUJUR dari saya. dan nyatanya suara hati itu pun masih saja sering menjerit. Mungkin hati ini harus terus bercerita pada Sang Pencipta, supaya hati ini bisa diam kehabisan kata.

Wanto - 25, Bogor

edodcapriooneto

Bagi saya arti kata cukup adalah belajar. Belajar bersyukur meski tak cukup Belajar ikhlas meski tak rela Belajar sabar meski terbebani Belajar tenang meski gelisah Belajar percaya meski susah Hidup adalah tantangan? Hadapilah! Hidup adalah anugrah.. Terimalah! Hidup adalah tugas.. Selesaikanlah! Hidup adalah cita-cita.. Gapailah! Hidup adalah keindahan.. Bersyukurlah!

Ibam Adisurya - 21, Bandung

ibamadisurya

Cukup, adalah ketika aku menikmati pemberian tuhan Cukup, adalah saat dimana aku dikelilingi keluarga dan teman Cukup, adalah ketika aku memiliki waktu untuk menikmati keindahan Karena ketika kau bersyukur dan menghargai, kau akan merasa cukup