MATOA Mau Bepergian ke mana? Yogyakarta

Ada saatnya dimana kita butuh waktu untuk melepas penat dari keseharian yang monoton. Traveling adalah salah satu cara untuk memperkenalkan kita terhadap dunia di luar rutinitas dan zona nyaman. Di saat kamu berpetualang membuka pintu-pintu baru menuju inspirasi dan perubahan, MATOA membuat perjalananmu semakin bermakna.

Kilometer 0 dan Malioboro

Kali ini MATOA mengajak kamu untuk jalan-jalan ke Daerah Istimewa Yogyakarta. Tujuan pertama yaitu Kilometer 0 dan Malioboro. Di sini kamu bisa jalan-jalan menikmati suasana jantung kota, sambil mencicipi jajanan pinggir jalan dan belanja souvenir-souvenir lokal sebagai buah tangan yang manis.

Kalluna Cafe

Selanjutnya, MATOA mengunjungi Kalluna Cafe. Cafe yang terletak di kawasan Kotabaru ini memiliki interior yang nyaman ala Bohemian. Menu makanan dan minuman di sini cukup beragam, mulai dari menu western sampai variasi kuliner lokal. Pelayanan yang ramah dan helpful juga menjadi faktor kenyamanan Kalluna Cafe.

Candi Ratu Boko

Setelah mengisi perut, MATOA mengunjungi Ratu Boko yang terletak di Gatak, Sleman. Ratu Boko awalnya bernama Abhayagiri Vihara yang berarti sebuah biara di atas bukit yang damai. Dibangun oleh Rakai Panangkaran sebagai tempat peristirahatan dan untuk fokus pada spiritualisme, di Ratu Boko kamu bisa melihat kota Yogyakarta dan candi Prambanan dengan Gunung Merapi sebagai latar belakangnya. Waktu terbaik untuk mengunjungi Ratu Boko adalah sebelum matahari terbenam, konon pemandangan yang luar biasa indah memberi kedamaian pada siapapun yang berada di Ratu Boko.

Kaloka Pottery

Yogyakarta terkenal dengan produk kerajinan tangannya. Salah satunya adalah keramik. Kaloka Pottery adalah salah satu produsen keramik yang memiliki design yang banyak bermain dengan warna dan motif. Bentuk dan motifnya yang eksploratif membuat Kaloka menembus pasar keramik dunia. Selain itu, tokonya juga memiliki suasana yang sangat nyaman.

Sapulu Coffee

Mau menikmati suasana Yogya sambil minum kopi? Sapulu Coffee adalah salah satu rekomendasi kami. Coffee shop ini tergolong baru karena baru buka pada bulan februari lalu. Suasana di sini membuat kamu merasa seperti warga lokal namun sekaligus memiliki nuansa modern pada interiornya.

Gumuk Pasir Parangkusumo

Untuk para petualang atau yang hanya sekedar mencari spot foto yang unik, Gumuk Pasir Parangkusumo jawabannya. Gumuk pasir ini berasal dari hasil erupsi Gunung Merapi yang endapannya dibawa oleh Sungai Opak dan Sungai Progo. Gumuk Pasir Parangkusumo adalah lokasi yang cocok untuk melakukan sandboarding, dan kamu hanya cukup membayar Rp 70.000 untuk bisa sewa papan dan sandboarding sepuasnya.

Pantai Parangkusumo

Terakhir, jangan lupa mengunjungi Pantai Parangkusumo. Pantai yang bersih ini sangat cocok untuk mengakhiri hari. Duduk-duduk di pinggir pantai yang sepi sambil menunggu matahari terbenam, memberi kedamaian yang luar biasa.

Sekian rekomendasi Where To Travel dari MATOA kali ini. Semoga bisa menginspirasi perjalananmu ke Yogyakarta ya. Dengan traveling, kamu telah membuka misteri baru tentang hidup, untuk merasa hidup. Selalu menikmati proses perjalanan sebagai suatu pembelajaran

Find our products on